Polda Sulsel Kembali Sita Bisnis Abu Tours

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani saat merilis penanganan kasus dugaan TPPU Abu Tours, beberapa waktu lalu

SULSELNET.COM, MAKASSAR – Kepolisian Daerah (Polda Sulsel) kembali menyita sejumlah unit bisnis milik Abu Tours. Dari kelima unit bisnis itu, satu di antaranya adalah pesantren.

Pesantren itu di ketahui bernama pesantren Al Ikram yang beruta tanah bangunan dan sertipikat. Selain pesantren itu, juga ada unit bisnis lainnya seperti Alika Printing lengkap dengan alat pencetaknya.

Polda Sulsel juga menyita sebuah media yang berada di bawah naungan Abu Tours. Media itu adalah Radio Bharata. Ada pula empat buah restoran yang berada di jajaran Alabaik. Restoran-restoran itu adalah Chopper, Lobby, Silverhawk dan Kabuki. Terakhir, unit bisnis kelima milik Abu Tours yang disita adalah Almira Kursus yang sudah dinyatakan tutup.

“Unit bisnis ini sudah kami sita,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani melalui rilisnya, Minggu, (18/08/2018).

Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Sulsel telah menetapkan empat tersangka dari dugaan kasus TPPU dan penggelapan dana jemaah. Ke empat tersangka itu adalah Komisaris PT Abu Tours and Trave, Khairuddin, CEO PT Abu Tours, Hamzah Mamba, istri CEO Abu Tours, Nursyariah Mansyur, dan mantan Manajer Keuangan Abu Tours, M Kasim. Sebelumnya Polda Sulsel juga telah menyita aset Abu Tours senilai Rp 210 miliar dari kasus ini. (**)

Silahkan Berkomentar