Dihadiahi Posko Pemenangan Rumah Adat, Aura Aulia: Perkembangan Zaman Tidak Akan Mengamputasi Peradaban

MAKASSAR – Modernisasi atau perkembangan teknologi memang memberikan banyak perubahan terhadap kehidupan. Terlepas dari fungsinya yang memberikan kemudahan terhadap masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, teknologi juga berkembang bersama dampak negatif yang dihasilkannya, yang di mana salah satu dampak tersebut yaitu menjadi pemicu anak mengalami krisis atau kemunduran moral.
Bagi Caleg DPR RI dari Partai Nasdem Dapil 1 Sulsel, Aura Aulia Imandara Danny Pomanto yang tahun ini berusia 22 tahun mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Selatan untuk tetap menjaga budaya warisan para leluhur Sulawesi Selatan.
Menurut Aura Aulia, perkembangan zaman itu tidak boleh mengamputasi peradaban atau kultur Bugis Makassar yang berpedoman kepada siri’ na pacce, bahkan putri sulung Wali Kota Makassar ini, menggambarkan, bahwa zaman Millenial ini adalah zaman yang menjadi tantangan bagimana kita tetap menjaga adat istiadat atau budata ketimuran khususnya di Sulawesi Selatan.
“Hari ini terjadi perubahan zaman moderinasasi, tapi zaman ini bukanlah waktu berakhirnya budaya leluhur kita sebagai generasi yang lahir seiring dengan peradaban yang membentuk kita sebagai orang bermartabat, ” kata Aura Aulia, usai menghadiri undangan Komunitas Adat Bukkangmata pada peresmian posko pemenangannya dengan simbol bangunan rumah adat Bukkangmata warga Kelurahan Paccerakkang Kec. Biringkanaya Kota Makassar, kamis (31/1/19).
Aura Aulia Imandara takjub sambutan warga dirumah posko AURA DP dengan desain rumah adat warga Bukkangmata.
“Saya kagum dan bangga budaya atau peradaban itu masih tetap terjaga rapi, saya melihat kebersamaan itu tercipta di rumah adat Bukkangmata, karena budaya yang diamanahkan oleh leluhur masih menjadi ruang bagi mereka dalam bermufakat dalam diskusi kerakyatan, ” ucap Aura Aulia.
Aura Aulia Imandara dengan pakaian muslimah yang dikenakan setiap berkunjung ke warga, merupakan ciri khas tersendiri bagi Aura Aulia, bahkan ciri khas busana muslimahnya Aura Aulia Imandara tak menghadirkan perbedaan yang ada ditengah masyarakat yang ditemuinya.
Memilih saya untuk ke Senayan bukan point penting bagi saya, tapi pandangan yang diberikan kepada saya, ketika kelak terpilih masuk ke Senayan, untuk meminta kepada saya untuk tetap menjunjung tinggi adat istiadat ketimuran kita “Kalau nak Aura terpilih, nak Aura tetap seperti ini jaga peradaban kita, sopan santun jadi modalmu disana nanti, jaga budaya kita, dan jadilah simbol, bahwa kita adalah masyarakat yang mencintai budaya leluhur, ” itu pesan warga kepada saya, ungkap Aura Aulia Imandara.
“Insya Allah ketika saya ditakdirkan masuk kesenayan, peradaban itu tidak akan diamputasi oleh perkembangan zaman, saya akan jaga amanah itu sebagai modal dalam menjalankan amanah rakyat nantinya, dan saya akan selalu ada untuk rakyat, ” kunci Aura Aulia dengan keluguannya. (**)
Silahkan Berkomentar