Mahasiswa Desak Mapolda Sulsel, Usut Aliran Dana Ke DPRD Makassar

SULSELNET. COM, MAKASSAR – Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan diri Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi Kota Makassar berdemonstrasi di depan Mapolda Sulsel Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar menuntut penyidik Tipikor Bareskrim Polri mengusut dugaan aliran dana ke Anggota DPRD kasus dugaan korupsi fee 30 kegiatan sosialisasi dan penyuluhan kecamatan lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Senin (24/6).

Mahasiswa tersebut secara bergantian berorasi dengan megaphone serta menggunakan mobil pickup sebagai panggung orasi sembari tetap membentangkan spanduk bertuliskan “Aliansi Mahasiswa Makassar Mendukung Bareskrim Mabes Polri untuk mengusut dan menangkap penikmat dana Fee 30%”.

Jenderal lapangan, Abdul Azis Nasar mengatakan pihaknya meminta polisi untuk mengusut kasus ini secara transparan dan segera melimpahkan berkas perkara kasus yang telah menyeret mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar, Erwin S Haija, selaku tersangka.

“Kami mengapresiasi Bareskrim Mabes POLRI agar kiranya bekerja transparan ke publik terkait perkembangan penanganan perkara kasus ini serta tidak menutup-nutupi jika ada temuan keterlibatan oknum legislator serta Bareskrim harus Indenpenden dan menolak segala intervensi terhadap kasus ini. Kasus ini menyita perhatian publik, menurut kepolisian sekitar tiga ratus lebih saksi yang sudah diperiksa, tentunya kami berharap kasus ini tidak jalan ditempat (mandek). Kami menilai selama ini Penanganan kasus ini agak tertutup ke publik,” jelasnya dalam pernyataan resmi.

Selain itu pihaknya juga meminta untuk menangkap para mantan Camat Kota Makassar dan Legislator Makassar yang diduga kuat telah melakukan kongkalikong melakukan penyalahgunaan jabatan dan penyalahgunaan uang rakyat dalam kasus yang merugikan negara hingga kurang lebih Rp2 miliar.

Sebelumnya, penyidik telah memeriksa ratusan saksi pada kasus, diantaranya 15 mantan camat se-Kota Makassar serta sejumlah anggota DPRD Makassar periode 2014-2019, termasuk Ketua DPRD Makassar, Farouk M Beta.

Sementara itu Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengaku sangat mengapresiasi penyampaian pendapat para mahasiswa, dirinya juga memastikan pihak Bareskrim Polri bakal menyelesaikan kasus tersebut.

“Terima kasih demo yg mendukung polisi mengusut kasus tipikor. Kasus tersebut ditangani bareskkrim. Kami sangat yakin bareskrim akan menuntaskan kasus tersebut,” bebernya saat dikonfirmasi.

Diketahui Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri kembali akan memeriksa sejumlah saksi tambahan terkait kasus tersebut, Namun Kata Dicky, hari ini kemungkinan agenda tersebut belum terlaksana.

“Tunda dulu. Tim bareskrim belum datang,” tutupnya seperti dikutip dari SINDO.

Silahkan Berkomentar