Kadis PM PTSP Persentasikan Potensi Investasi Kota Makassar

SULSELNET. COM, – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM PTSP) kota Makassar Firman H Pagarra sukses membawakan presentasi terkait investasi unggulan di kota Makassar.

Firman didaulat mewakili Pj. Wali Kota Makassar M. Iqbal S Suhaeb yang masih dalam kunjungan kerja di luar negeri. Tampak turut mendampingi Kabag Protokol Makassar Muh. Zuhur Dg Ranca. Penyampaian presentasi berlangsung di Ruang & Tempo Co-working Space, Gedung Tempo Lantai 8, Jakarta, Rabu, (26/6).

“Jadi Makassar sebagai living room di eastern hub memiliki potensi untuk bisa meningkatkan pertumbuhan investasi. Dengan target investasi sebesar 35 trilliun tahun ini kami berharap potensi-potensi yang ada disetiap 15 kecamatan di Makassar dapat terpenuhi,” ungkapnya.

Beberapa potensi investasi kecamatan yang menjadi unggulan investasi di Makassar di antaranya, Makassar Sombere and Smart City Hall, The Master, Balang Tonjong Lakeside Resort, Tallo River Eco Town dan Somba Opu Double Decker City Walk, Sombere’ Makassar LRT, Green Parking Garage, Makassar Waste to Energy, City Fiber Optic Network, dan Integrated City Toll Road.

Selain itu, menurut Firman, pertumbuhan ekonomi kota Makassar yang berada diangka 8,40 persen pada tahun 2018 jelas telah menjadi magnet baru dalam dunia investasi khususnya sektor jasa, perdagangan dan industri di Makassar.

Begitu pun pendapatan perkapita masyarakat Makassar yang mencapai Rp86,87 juta per tahun dengan nilai penanaman modal dalam negeri dan modal asing yang masing-masing sebesar Rp526 miliar dan 79 juta Dollar, menjadi daya tarik bagi para investor.

Karena itu, berbagai negara belahan Eropa dan Asia serta lembaga-lembaga funding international telah berbondong-bondong ke Makassar menyatakan minat mereka berinvestasi.

Bahkan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda pernah momboyong sembilan Perusahaan dan Organisasi Belanda, seperti, Deltares, Engeldot-Water, Pelatihan & Konsultasi MDF, Arsitek OASA, Royal HaskoningDHV, Royal IHC, Simavi, Boskalis, dan rempah-rempah Verstegen.

Presentasi ini sendiri merupakan tahap penilaian oleh juri kepada 50 kabupaten/ kota dari seluruh Indonesia yang masuk nominasi Indonesia Attractiveness Index (IAI) 2019.

Kegiatan ini diselengarakan oleh Tempo Media Group bersama Frontier Consuling Group yang memberi penilaian khusus kepada daerah-daerah yang memiliki daya tarik dan keunggulan disektor Investasi, Infrastruktur, Layanan Publik dan Pariwisata.

Hadir bertindak sebagai juri pada kesempatan tersebut masing-masing Bambang Harimurty (Tempo), Handi Irawan D (Frontier), Prof. Carunia (LIPI), dan Prof. Dr. Martani Huseini (UI).

Silahkan Berkomentar