Dapat Dukungan Maju di Pilwalkot, Sakka Pati: Terimah Kasih, Tapi Saya ASN

SULSELNET. COM, MAKASSAR-Mencuatnya nama sosok  Kepala Puslitbang Konflik, Demokrasi, Sosial Dan Humaniora Univ. Hasanuddin Makassar Sakka Pati (SP) yang mendapat dukungan dari generasi millenial untuk maju sebagai calon walikota makassar 2020, semakin ramai diperbincangkan oleh masyarakat kota Makassar.

Dalam beberapa minggu terakhir berbagai media memberitakan secara massif hal tersebut, bahkan salah satu station Tv nasional regional Sul-Sel mengundang khusus perempuan bergelar doktor hukum tersebut untuk wawancara.

Millenials Trust sebagai salah satu komponen generasi millenial secara terang-terangan memberikan dukungan kepada SP, karena dianggap sebagai representasi dari generasi millenial.

Banyaknya dukungan dan maraknya pemberitaan membuat Istri dari guru besar fakultas hukum UNHAS  Prof. DR. Ahmadi Miru, MH tersebut harus segara bersikap dan memberikan pernyataan.

Saat dihubungi, perempuan yang sehari hari banyak membantu  percepatan program pemkot Makassar  ini mengatakan, Bahwa dia merasa banyaknya suport dari masyarakat terkhusus generasi millenial untuk maju sebagai calon walikota Makassar adalah sebuah penghargaan dan apresiasi atas apa yang telah beliau lakukan selama ini dengan tim.

“Saya memahami bahwa  support masyarakat, kbususnya generasi Milenial yang mendorong saya untuk menjadi calon walikota adalah suatu penghargaan yg besar bagi saya secara personal dan keluarga serta  komunitas. Saya juga  amat memahami bahwa  dukungan tersebut hanya sekedar lemparan role model bahwa masyarakat menginginkan figur baru yang tidak hanya punya latar akademisi dan profesional, tetapi juga  memahami program program yg dibutuhkan oleh masyarakat serta punya kepedulian yg besar pada gander” ungkapnya lewat rilis yang diterima Sulselnet. Com, Sabtu, (29/6).

SP menambahkan bahwa dirinya adalah seorang ASN, beliau komitmen sebagai abdi negara, dan keluarga besar masih menginginkan beliau sebagai guru saja di Unhas.

“Saya Ini ASN, saya komitmen dengan itu, lagian suami dan keluarga masih sangat menginginkan saya jadi guru di unhas. Saya berharap teman-teman yang lain juga bisa bermunculan untuk memberikan warna dan alternatif pilihan bagi masyarkat kota Makassar.” tutup doktor cantik presidium JaDI Sul Sel tersebut.

Silahkan Berkomentar