Gelar Halabihal, KAHMI Sebut Kaderisasi Jantung Kekuatan

SULSELNET.COM, MAKASSAR – Korsps Almuni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) merajut kembali silaturahmi dengan menggelar Halabihalal.

KAHMI UINAM memprakarsai Halabihalal ini. Tampak para alumni maupun anggota organisasi berslogan Yakusa ini memadati lokasi kegiatan yang di gelar di New Tosil Cafe, Gowa, Rabu Malam (10/7/2019).

Tidak sekadar Silaturahmi, KAHMI UINAM juga menggelari diskusi interaktif sembari menikmati suguhan makanan dan kopi panas. Diskusi ini membahas sejumlah permasalah yang ada di tubuh lembaga yang dikenal dengan sebutan hijau-hitam ini.


Ketua Majelis Rayon KAHMI UINAM, Arifuddin Siraj menganalogikan organisasinya seperti pakaian yang awalnya dirangkai dengan jahitan, kemudian setelah digunakan ada salah satu benangnya yang putus.

“Kahmi yang selama ini bagaikan pakaian yang awalnya dijahit. Namun setelah dipakai robek. Robek artinya ada benang yang putus. Seperti itulah Kahmi saat ini, makanya kita rajut kembali setelah pemilu. Sengaja kita memilih tempat seperti ini untuk mencairkan suasana,” ucapnya.

Sementara Ketua Majelis Daerah KAHMI Makassar Andi Pangerang Moenta dalam sambutannya menuturkan bahwa pertemuan seperti sangat penting. Sebab kata dia berkomunikasi melalui media sosial tidak efektif.

“Diskusi seperti ini sangat penting, karena diskusi di media Sosial tidak memiliki kesimpulan dan tidak punya moderator. Apabila tidak sepakat, sering kali ada yang keluar dari grup,” bebernya

Sekjen Majalis Nasional KAHMI, Manimbang Kahariady yang turut hadir dalam halalbihalal ini menyampaikan kader HMI memiliki mental dan semangat yang tinggi untuk menjadi pemimpin.

“Kita harus menjadi promotor kebijakan. Rebut kepimpinan itu. Jangan terjangkit penyakit minder,” tegasnya.

Manimbang Kahariady meminta kader untuk tidak lupa diri dan saling membantu. Selain itu, dia juga meminta para pelanjut organisasi ini memperhatikan sumber daya manusia

“Kita ada karena HMI. Peliharalah mata air pengaderan. Semoga segala potensi dan atensi bisa kita manfaatkan. Kaderisasi adalah jantung kekuatan kita,” pungkasnya.(Iwan)

Silahkan Berkomentar