Pecinta Seni: Makassar F8 Kebanggaan Masyarakat Sulsel

Foto:Makassar Uye di kediaman Mantan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, jl Amirullah,  (18/7)

SULSELNET. COM, -Event Kementerian Pariwisata, Makassar International Eight Festival and Forum (MIEFF) atau Makassar F8 batal digelar di tahun 2019 ini.

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar secara resmi menyampaikan pembatalan pelaksanaan Event bertaraf internasional itu melalui Dinas Pariwisata, baru-baru ini.

Masyarakat pecinta seni pun angkat bicara menyikapi kebijakan pemerintah kota dengan mendatangi kediaman mantan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto, Kamis (18/07/2019), meminta penjelasan.

“Makassar F8 ini kebanggaan masyarakat Sulsel dan panggung besar bagi pecinta seni karena disaksikan langsung dunia, jadi harus diadakan,” ujar Rudy Makassar Uye.

“Tidak bisa dihentikan, sudah tiga tahun digelar. Apakah kita warga Makassar tidak bangga ? Orang bertanya-tanya dimana F8?,” sambungnya menambahkan.

Pendapat lainnya disampaikan warga Langgau Bontoala, Mila. Menurutnya, Makassar F8 merupakan wadah pembelajaran para pelajar. Mereka dilibatkan langsung pada event di tahun-tahun sebelumnya.

“F8 bagus untuk anak-anak kedepan, menjadi didikan edukasi. Mereka dilibatkan mengetahui budaya yang ada di Makasdsar dan Sulsel. Seperti paraga, kita rindu dengan itu yang dikolaborasi dengan musik-musik moderen,” tuturnya.

Sementara itu, komunitas tembus pagi Makassar menganggap pembatalan Event Makassar F8 berdampak bagi pendapatan ekonomi masyarakat, utamanya para pelaku UMKM.

Disamping itu dia juga menilai jika pelaksanaan Event kalender pariwisata nasional ini memberikan Konstribusi terhadap pendapatan daerah.

“Adanya indikasi tidak diadakannya F8 sangat merugikan Makasar karena kenapa, karena dapat menghasilkan banyak pentas. Saya selaku warga tidak setuju F8 tidak diadakan, harus diadakan,” pungkas Eko.

Silahkan Berkomentar