Kejati Dalami Kasus Dugaan Korupsi RSUD Padjonga Daeng Ngalle Takalar

Kejati Sulsel saat ini tengah mendalami kasus dugaan korupsi pembangunan RSUD Padjonga Daeng Ngalle, Kabupaten Takalar.

MAKASSAR, SULSELNET.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel saat ini tengah mendalami kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padjonga Daeng Ngalle, Kabupaten Takalar.

Kasi Penkum Kejati Sulsel, Salahuddin mengaku pihaknya telah menerima laporan dari aktivis Lembaga Antikorupsi Sulsel (Laksus) beberapa waktu lalu.

“Sementara masih didalami,” sebutnya via pesan singkat WhatsApp, belum lama ini.

Sebelumnya, Laksus menduga terjadi mark up anggaran pada proyek pembangunan yang menelan anggaran kurang lebih Rp15 miliar pada tahun 2018 lalu.

Dugaan tersebut telah dilaporkan ke Kejati Sulsel pada Rabu 19 Juni 2019 lalu. (Baca juga: LAKSUS Soroti Pembangunan Gedung RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Takalar)

“Indikasinya terjadi kemahalan harga dalam beberapa item barang. Bukan hanya itu, ada beberapa pekerjaan fisik tidak sesuai dengan bestek dan melenceng dari RAB. Salah satunya, bahan yang digunakan pada dinding gedung, seharusnya menggunakan bata merah, namun yang terlihat menggunakan batako,” ungkap Ketua Laksus, Muh Ansar Menimpali.

Atas laporan itu, dia meminta Kejati Sulsel untuk serius mengusut kasus dugaan mark up anggaran pada proyek pembangunan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar.

“Sebelumnya kami menerima kabar kalau berkas laporan diserahkan ke bagian Pidsus Kejati Sulsel. Namun kami belum melakukan cross cek,” sebut Muh Ansar menambahkan.

Silahkan Berkomentar