Penyidik Polrestabes Akan Periksa Petinggi Dinsos Makassar Soal Dana Bansos 2017-2018

Foto:Ilustrasi (ist)

MAKASSAR, SULSELNET. COM, -Penyidik Satuan Reskrim Polrestabes Makaassar melayangkan surat pemanggilan terhadap petinggi Dinas Sosial (Dinsos) Makassar terkait dengan kasus penyelewengan dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

“Yang dipanggil kadinsos yang sekarang,” aku Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indraatmoko, Jumat (26/7/2019).

Dia mengatakan pemanggilan kepala dinas sosial itu hanya sebatas saksi menyusul kasus yang telah menyeret 12 pendamping PKH Makasssar.

“(Pemeriksaan) sebagai saksi dalam perkara PKH yang kedua. Seputar mekanisme penyaluran (PKH) aja,” lanjut Indraatmoko.

Meski demikian pihaknya akan kembali berkoordinasi soal pemeriksaan tersebut. Sebab terjadi pergantian pejabat per tanggal 26/7/2019 lingkup Pemkot Makassar termasuk kepala dinas sosial.

Saat ini kepala dinas sosial Makassar dijabat Mukhtar Tahir.

Sementara surat panggilan itu dilayangkan baru-baru ini saat Akhmad Nansum menjabat kepala dinas sosial sebelum dikembalikan ke jabatan semula di Badan Kesbangpol Makassar.

Akmad Nansum yang dikonfirmasi membenarkan jika telah menerima surat pemanggilan dari penyidik Polrestabes Makassar perihal
Penyelewengan dana pendampingan non tunai tahun 2017-2018.

“Iya dinda ada panggilan pemeriksaan hari Rabu (pekan depan). Saya belum menjabat saat itu, saya baru tiga bulan lebih menjabat kepala dinas sosial, hari ini saya sudah diganti kembali ke sekretaris Kesbangpol,” ucapnya.

Sebelumnya penyidik Polrestabes Makassaar telah menetapkan dua tersangka baru pada kasus penyelewengan dana bantuan PKH, belum lama ini.

Keduanya merupakan pendamping PKH di Kecamatan Mariso, masing-masing SH dan HS.

Pada kasus yang sama, pendamping PKH di Kecamatan Tallo, Syahruddin terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Satgas Bansos Polrestabes Makassar pada Kamis (5/3/2019) lalu.(*)

Silahkan Berkomentar