Fatal..! Pembatalan 40 SK Danny Pomanto, Imbasnya Timbul Kerugian Negara

Foto:Bastian Lubis(ist)

MAKASSAR,SULSELNET.COM,-Pengamat ekonomi pemerintahan Bastian Lubis menyebutkan, banyak pelanggaran yang berakibat fatal dalam pembatalan 40 SK Danny Pamanto. Dia mencontohkan, misalnya saja kerugian negara, pelanggaran hak asasi manusia serta, sejumlah proyek kota Makassar tidak berjalan sebagai mana mestinya.

“Luar biasa dampak yang ditimbulkan dari di anulirnya SK walikota Makassar ini, padahal Makassar meraih penghargaan Parasamya Purna Karya Nugraha, sangat berbanding terbalik”, jelasnya, pada media di Universita Patria Artha, Kamis(1/08/2019).

Lebih lanjut mengatakan, kerugian yang dimaksudkan, apabila SK di anulir otomatis eselon ll, lll, lV dan pejabat kembali ke posisi semula, harus mengembalikan gaji, tunjangan juga anggaran belanja di gunakan pada priode 8 juni-31 desember 2018,  priode januari-26 juli.

Peneliti senior keuangan ini menafsirkan, kerugian negara mencapai 3,9 Triliun. Berdasarkan priode 8 juni-31 desember Rp 2.614.357.239.667 dan priode Rp 1.321.254.265.391, terdiri angaran belanja lansung dan tidak langsung.

Menambahkan pula, bila tidak dapat dikembalikan, hal tersebut berdampat pada kerugian negara. Selain menimbulkan kerugian terhadap negara, kerugian lain adalah in material.

“Jika SK di batalkan, berarti tanda tangan pejabat yang menjabat saat posisi itu tidak berlaku, terutama ijazah SD, SMP. Pengurusan KTP, kartu keluarga harus di ulang, terlebih camat-camat yang digantikan pasti perizinannya sudah tidak bisa diberlakukan lagi”,

Menurut rektor Universitas Patria Artha, kalau SK batal produk yang di keluarkan seluruh SKPD di pemerintah kota, dikatakan cacat administrasi. Dia juga menjelaskan, mengandung unsur pelanggaran hak asasi pada kejadian tersebut.

“Pejabat yang bertugas setelah ada pembatalan SK, tiba-tiba di non aktifkan, nantinya akan mempersulit ketika dia mengajukan penaikan pangkat”, imbuhnya.

Dampak terakhir paling terasa, adalah beberapa proyek yang ditangani pemerintah kota baginya tidak berjalan baik. Dirinya menilai, proyek-proyek pemkot seperti tiarap atau jalan di tempat.

Silahkan Berkomentar