Ketua GMNI Makassar: Hanya Uang Besar dan Orang Besar Yang Bisa Selamatkan NA dari Pemakzulan

Foto:Ketua GMNI Makassar, Didin Indra Saputra

SULSELNET.COM, — Jika tak ada aral melintang, Pansus Hak Angket DPRD Sulsel akan merilis tentang dugaan pelanggaran undang-undang oleh Gubernur Sulsel dan Wakil Gubernur Sulsel Prof Dr Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman (Prof-Andalan), Jumat (16/8/2019).

Keputusan lembaga DPRD Sulsel ini nanti akan menjadi pintu gerbang pemakzulan, pemecatan Gubernur Sulsel atau Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dan Sudirman Sulaiman.

Menggapi hal tersebut, ketua GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) Makassar, Didin Indra Saputra mengatakan bahwa selama ini perjalanan Hak Angket DPRD Sulsel telah berjalan dengan mulus.

Meski berjalan mulus, Didin menyebutkan bahwa ada upaya dari berbagai pihak yang berafiliasi ke Nurdin Abdullah untuk melakukan cut atau pemotongan, sehingga kerja-kerja Hak Angket ini berhenti atau berakhir tanpa hasil.

“Hak angket harus jalan terus. Kami dari GMNI Makassar akan terus mengawasi agar proses hak angket ini tidak diganggu,” ujar Didin di Makassar, Kamis (15/8/2019).

Uang Besar dan Orang Besar

Didin, yang juga mahasiswa UNM ini menambahkan dengan tegas bahwa pelaksanaan Hak Angket di DPRD Sulsel bisa kandas jika dilawan dengan uang besar dan orang besar.

“Hak Angket DPRD Sulsel yang menyelidiki pelanggaran undang-undang oleh Nurdin Abdullah ini akan layu atau kandas karena intevensi uang besar dan orang besar,” kata Didin.

Didin juga meyakini seluruh anggota Pansus Hak Angket memiliki integritas terbaik. Karena itu, katanya, meski ada ronrongan, mereka bisa bertahan.

“Sekali lagi hak angket batal dan tak bertaji jika ada uang besar mengintevensi hak angket ini di DPRD Sulsel,” tegas Didin.

Pernyataan Didi  ini bertentangan dengan pernyataan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah sebelumnya yang menyebutkan bahwa hak angket akan berjalan terus jika tak ada uang besar memengaruhi dewan.

“Mudah-mudahan saja tidak ada uang besar yang beredar menjatuhkan kami,” kata Guru Besar Fakultas Kehutanan Universitas Hasanudin itu, sebagaimana diberitakan berbagai media sebelumnya.

Pihak DPRD Sulsel akan melaksanakan sidang paripurna Jumat Besok (16/8) untuk mengesahkan hasil kerja Pansus Angket.(rilis)

Silahkan Berkomentar