Bermain di Kandang PSM Kalahkan Persela Lamongan 2-1

Foto:Wiljan Pluim mengocek bola pada laga PSM Makassar vs Persela di Stadion Andi Mattalatta, Minggu(1/9)(ist)

MAKASSAR, SULSELNET.COM-Laga antara PSM Makassar menjamu Persela Lamongan pada pekan ke-17 Liga 1 2019 di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu malam (1/9/2019) berakhir.

Hasilnya, PSM berhasil mengalahkan Persela dengan skor tipis 2-1. Meski Persela terlebih dahulu unggul lewat gol Rafael Oliviera(Rafinha) pada menit ke-29.

Sementara itu, PSM menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti pemain baru Amido Balde pada menit ke-66. Sedangkan gol kedua PSM dicetak Wiljan Pluim sehingga membawa PSM unggul 2-1 lewat sundulan kepalanya pada menit ke-81.

Di awal babak pertama, Persela justru mengambil alih kendali permainan dan kerap membahayakan jantung pertahanan PSM. Kei Hirose dan Alex Goncalves silih berganti mengancam gawang PSM.

Pada menit ke-5 Kei Hirose menebar ancaman lewat tendangan kerasnya ke arah gawang Rivky. Beruntung, Rivky masih mampu menepis tendangan tersebut.

Pada menit ke-7, Persela kembali mengancam lewat Sugeng Efendi. Beruntung, tendangan Sugeng masih melebar disebelah kanan gawang PSM

Absennya Marc Klok, M Arfan serta Zulham Zamrun sangat terasa di lini tengah PSM. Praktis hanya Wiljan Pluim yang bekerja keras menggalang serangan dari lini tengah PSM. Raphael Maitimo dan Rasyid Bakri sendiri ibarat kartu mati PSM di babak pertama.

Persela sendiri kerap kali mengancam gawang PSM lewat serangan balik cepat. Alex Goncalves dan Delfin Rumbino mampu membuat Abdul Rahman dan Hasim Kipuw kocar-kacir di lini belakang PSM.

PSM baru mendapatkan peluang pada menit ke-15 lewat sepakan Beny Wahyudi. Sayang sepakannya masih terlampau lemah sehingga mampu ditangkap dengan mudah oleh kiper Persela, Dwi Kuswanto.

Pada menit ke-20, Aaron Evans melakukan solo run. Hanya saja, solo run Evans yang diakhiri dengan tendangan kearah gawang Persela masih sangat lemah. Dwi Kuswanto mengamankan bola dengan mudah.

Keasyikan menyerang, PSM justru kebobolan pada menit ke-29 lewat gol Rafael Oliveira. Gol Rafael berawal dari counter attack dimana Rafael melakukan solo run dari lapangan tengah hingga kedalam kotak penalti.

Silahkan Berkomentar