Rehab Jaringan Irigasi Pattiro Bone Sedot Rp20 M Diduga Sarat Korupsi

BONE, SULSELN.COM – Proyek rehabilitasi jaringan irigasi D.I Pattiro yang terletak di Wilayah Kabupaten Bone, Sulawesi-Selatan diduga sarat tindak pidana korupsi. Kegiatan tahun 2018 tersebut dikelola oleh Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan (BBWSP) Jeneberang Makassar.

Pantauan Senin (23/9/2019), kondisi proyek APBN memprihatinkan. Diduga rehabiliasi irigasi tidak sesuai voleme kerja atau RAB.

Dimana proyek dikerjakan oleh PT Tiba Papua dengan kontrak, No. HK.02.03 SNVT.PJPA. PJSS/PPK.IR.III/34/III/2018, nilai kontraknya sebesar Rp. 20 Milyar lebih, masa pelaksanaan selama 270 hari.

Rehabilitasi proyek ini terdiri atas beberapa ruas saluran, yang meliputi wilayah Daerah Irigasi Pattiro.

Andi Baso, warga Desa Sugiale, Kecamatan Barebbo mengatakan bahwa proyek tersebut sarat masalah, dimana pekerjaan saluran yang menggunakan pasangan batu, teknis pelaksanaan pasangan batu hanya disusun miring ke atas.

Kemudian dituang campuran didepannya layaknya seperti plesteran serta campuran tidak memakai takaran.

“Kalau tidak salah pak pejabat Balai  Pompengan Jeneberang ibu Sahira. Proyek itu belum sepenuhnya rampung dibiarkan begitu saja,”ungkap Andi Baso, Selasa (24/9/2019).

Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan (BBWSP) Jeneberang Makassar Supardji saat dikonfirmasi tidak berhasil. (**)

Silahkan Berkomentar