PJ Wali Kota Makassar Minta di Hari Valentine Anak Muda Berbuat Positif

foto:PJ Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb.

MAKASSAR, SULSELNET.COM-PJ Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, mengatakan hari valentine bukan merupakan budaya Indonesia. Namun dia meminta anak muda Makassar yang sudah terpengaruh budaya tersebut untuk melakukannya dengan positif.

“Valentine memang bukan budaya kita, bukan budaya timur. Tetapi tidak bisa dipungkiri memang budaya ini sudah mengglobal, sehingga anak-anak kita, ABG-ABG kita tentu saja terpengaruh dengan budaya global itu,” kata Iqbal di Makassar, Kamis (13/2/2020).

Menurut Iqbal, hari valentine atau hari kasih sayang bisa dimaknai dengan menyantuni orang-orang yang lebih membutuhkan.

“Berikanlah santunan kepada kaumdhuafa, memberi makan kepada kaum miskin, memberi makan kepada anak-anak terlantar, mengunjungi panti-panti jompo, isi dengan hal-hal yang positif. Bukan kepada pesta hura-hura yang mengarah kepada seks bebas dan lain sebagainya,” ujarnya.Iqbal juga menegaskan Pemkot Makassar akan memperketat penjualan alat kontrasepsi kondom di minimarket.

Kita membatasi penjualan kondom. Jadi tidak dipajang di tempat vulgar di minimarket sehingga gampang terlihat. Harus disimpan di tempat tersembunyi, sehingga kalau ada yang mau beli bertanya dulu kepada kasir, dan tentu saja harus memperlihatkan KTP,” tuturnya.

Iqbal menyebut setiap minimarket sudah dipasangi surat edaran pembatasan penjualan kondom. Satpol PP akan memantau penjualan kondom di minimarket.

“Kita tetap akan pantau, satpol PP akan memantau,” tegasnya.

Silahkan Berkomentar