Bahas Bimtek TPP, Sekda Makassar: ASN Harus Mengerti Teknologi

MAKASSAR, SULSELNET.COM- – Sekretaris Daerah Kota Makassar Muh Ansar membuka sosialisasi Peraturan Wali kota Makassar No. 90 Tahun 2019 Tentang Tambahan Penghasilan PNS Dan Sistem Aplikasi E-kinerja Serta Sosialisasi Sistem Aplikasi Siap/E-Niaja Berbasis Android.

Kegiatan ini berlangsung di Hotel Citadines, Senin (2/3/2020) yang diikuti Organasasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Makassar.

Ansar mengatakan, TPP dan sistem penginputannya adalah hal yang baru diterapkan. Karena itu memang dibutuhkan sebuah bimbingan teknis secara bertahap di setiap OPD.

“Tapi memang, hal ini akan terasa berat jika tidak mengerti IT. Karena memang harus dilaporkan kinerja kita. Walu kinerja bagus tetap harus dilaporkan melalui aplikasi, sehingga kita dituntut untuk mengerti IT,” jelasnya.

Apalagi menurut Ansar, di era teknologi 4.0 ini, IT sudah menjadi keharusan. Akan menjadi aneh, kata Ansar, jika Pemerintah Kota Makassar yang begitu getol mewujudkan kota smart city selama ini, tetapi ASN-nya masih gagap teknologi.

“Jadi saya minta bagi yang memang belum mengerti agar secepatnya bisa beradaptasi,” lanjutnya.

TPP itu kata Ansar, 30 persennya adalah kehadiran, sementara 70 persen merupakan kinerja.

Ansar berharap dengan adanya TPP ini kinerja semakin meningkat dan juga berbanding lurus dengan maksimalnya pelayanan publik khususnya di kota Makassar.

Sebelumnya, Pemkot Makassar sempat gaduh karena protes yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), akibat Peraturan Walikota Makassar No 90 tahun 2019, tentang Tambahan Pengahasilan PNS (TPP) dan Sistem Aplikasi E-Kinerja, yang kurang tersosialisasi dengan baik.

Oleh sebab itu, mulai hari ini, Senin 2/3/2020, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah mulai gencar melakukan sosialisasi ke OPD lingkup Pemkot Makassar.

Silahkan Berkomentar