LAM TEKNIK Siap Jadi Lembaga Akreditasi PS Teknik

SULSELNET.com – Rapat persiapan peluncuran Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Teknik dilaksanakan pada Sabtu (14/03/2020) lalu, di Hotel Swissbel Makassar.

Rapat dipimpin oleh Ketua Komite Akreditas LAM Teknik, dan IABEE Prof Dr.Ing Misri Gozan yang dihadiri sejumlah anggota tim.


Sejumlah agenda yang dibahas diantaranya Penjelasan Proposal LAM Teknik, Penyususnan Personil dan penyusunan jobdes dan jadwal kerja.

Menurut ketua komite Eksekutif LAM Teknik-IABEE Proposal LAM Teknik, Misri Gozan, akan difinalisasi tanggal 9 April 2020 sekaligus peluncuran LAM Teknik yang direncanakan di Universitas Udayana, akan tetapi jika tidak memungkinkan karena adanya masalah Corona maka akan diluncurkan secara online.

Lebih lanjut Misri Gozan yang juga Guru besar Universitas Indonesia menyatakan, kepengurusan Lam Teknik yang terbentuk diantaranya Komite Eksekutif yang bertugas untuk membuat arah kebijakan umum, mempersiapkan berjalannya LAM Teknik, memilih pengurus.

“Majelis Akreditasi Nasional bertugas mengawasi berjalannya evaluasi dan akreditasi, menyusun kriteria, instrumen evaluasi dan akreditasi. Komite keuangan bertugas menjalankan fungsi keuangan. Komite publiv affair bertugas menjalankankan fungsi komunikasi internal dan eksternal. Komite IT bertugas menyiapkan sistem informasi dan akreditas LAM Teknik,” jelasnya.


Sementara itu, menurut sekjen Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI) yang juga Komite Eksekutif LAM Teknik Dr. Isradi Zainal menyatakan bahwa FDTI dibawah kepemimpinan Prof Nizam beberapa bulan lalu telah memberikan dukungan terhadap LAM Teknik dan IABEE (Indonesian Accreditation Board of Engineering Education)

“Sebagai Lembaga akreditasi mandiri Program studi keteknikan (LAM Teknik) berupa surat dukungan yang ditujukan kepada Mendikbud RI. Dukungan ini dikuatkan dengan MoU antara FDTI dan PII, dan Perjanjian Kerjasama antara FDTI,PII dan Ditjen Dikti yang salah satu isinya adalah dukungan terhadap LAM Teknik dan IABEE sebagai Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi keteknikan di Indonesia,” jelas Isriadi. (**)

Silahkan Berkomentar