Pasien Covid-19 Meninggal Bertambah di Makassar, DP Minta Warga Makassar Saling Menjaga Satu Sama Lain

FOTO:Danny Pomanto dan Tim DP Peduli Corona.

MAKASSAR, SULSELNET.COM- Penyembaran virus Corona atau Covid-19 makin memprihatinkan bagi masyarakat di Kota 5assar. Pasien yang meninggal di Kota Makassar kian bertambah akibat virus yang membahayakan itu.

Maka dari itu, Walikota Makassar periode 2014-2019, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto (DP) prihatin akan ancaman Covid-19 ditengah masya kota Makassar. Bahi, DP untuk menghindari penyebaran Covid-19 perlu kepedulian semua pihak untuk saling melindungi.

“Mulai hari ini, jika kita keluar dari rumah kita masing-masing harus selalu menggunakan masker. Mari sama-sama saling melindungi satu sama lain,” kata DP, Senin (6/4/2020).

DP berharap, agar masyarakat menyadari dengan baik akan ancaman Covid-19. Diapun berharap masyarakat selalu mewaspada dengan menghindari aktivitas yang tidak penting diluar rumah atau melakukan aktivitas di keramaian orang.

“Saya bersama tim DP peduli Corona denhan kemampuan yang ada, akan terus berupaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Makassar. Masyarakat harus sadar, masyarakat harus terus waspada akan bahaya Covid-19. Masyarakat harus mengurangi aktivitas yang tidak penting diluar rumah, termasuk jaga jarak antara sesama manusia . Melawan penyebaran Covid-19 perlu kepedulian dan kesadaran kita semua,” jelas DP.

Maka dari itu, DP meminta tim ‘DP Peduli Corona’ yang dia bentuk untuk terus memaksimalkan kegiatan pemberantasan Covid-19 di masyarakat. Termasuk melakukan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah warga, tempat-tempat ibadah, dan fasilitas umum lainnya. Termasuk mengintruksikan relawan ‘DP Peduli Corona’ terus memeriksa kesehatan setiap masyarakat yang didatanginya.

Sekedar diketahui, Senin malam, (6/4), salah satu pejabat Kasubag Bantuan Hukum Pemkot Makassar, Zulkiflie Marauni (53), akhirnya menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Haji, Makassar. Almarhum tutup usia dengan status Pasien Dalam Perawatan (PDP) akan dikebumikan sesuai protokol penanganan Covid-19. (*)

Silahkan Berkomentar