Hindari Hoaks, Warga Makassar Diminta Saring Informasi

SULSELNET.com – Masyarakat Kota Makassar diminta tidak serta merta menelan mentah-mentah informasi ataupun kabar yang belum jelas asal usulnya. Apalagi di tengah kebutuhan informasi yang benar saat pandemik Covid-19 seperti ini dapat memicu kepanikan.

“Kita sementara berjuang bersama-sama melawan penyebaran Covid-19. Ayo kita berikan ketenangan, keteduhan kepada masyarakat menghadapi daripada Covid-19 ini dan tidak menambah kesusahan atau membuat orang panik karena menyebar info-info yang tidak jelas sumber beritanya,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Makassar, Ismail Hadjiali.

Dia meminta kepada masyarakat agar tidak ikut menyebar informasi tanpa melakukan kroscek terlebih dahulu. Utamanya, informasi yang berseliweran di forum-forum sosial media.

“Harus diperiksa dulu sumbernya, jangan sampai hoaks. Kalau tidak jelas sumbernya kemungkinan besar hoak. Apalagi info-info yang tersebar di grup-grup WA, biasa kan orang tinggal teruskan tanpa kroscek, valid tidaknya,” jelasnya.

Menurut Ismail akan sangat membantu kinerja Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Makassar jika menerima informasi yang dicurigai palsu atau tidak benar agar tidak disebarluaskan.

Salah satunya terkait informasi pelarangan masuk ke Kota Makassar yang sempat heboh beberapa waktu lalu. Kata Ismail, informasi yang seperti ini yang menimbulkan kepanikan. Faktanya, yang ada hanyalah pemeriksaan kendaraan di mana setiap orang wajib mengenakan masker.

“Terus diperiksa suhu tubuhnya, kendaraan disemprot disinfektan. Kkta himbau agar setiap orang mengenakan masker sebagaimana anjuran WHO,” terang ismail.

Ada juga informasi tidak beraktifitas di luar rumah pada 10-12 April 2020 untuk mencegah penyebaran virus korona. Oleh Kemkominfo RI sudah dinyatakan sebagai hoaks. (**)

Silahkan Berkomentar