Poltekpar Makasssar Riset Ancaman Krisis Kepariwisataan di Sulsel

MAKASSAR, SULSELNET.COM-Program Studi Destinasi Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar melakukan riset tentang krisis kepariwisataan di Sulawesi Selatan.

Hal ini berangkat dari rentetan peristiwa bencana alam dan sosial yang terjadi di Sulawesi Selatan dan diperkirakan berdampak pada aktivitas Pariwisata.

Sivitas Akademik Poltekpar Makassar melakukan penelitian tepatnya di Kabupaten Bulukumba, Sinjai, Bantaeng, Soppeng, Toraja Utara.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bulukumba Muhammad Ali Saleng menyambut baik kedatangan tim peneliti Poltekpar Makassar. Dia mengakui bahwa selama ini pihaknya telah menjalin kerja sama dengan kampus terbaik di Makassar tersebut.

“Politeknik Pariwisata Makassar dan Dispar Kabupaten Bulukumba telah menjalin kerja sama selama ini, keduanya bersinergi untuk memajukan pariwisata di Bulukumba, terkait Krisis Bencana semisal longsor, banjir dan pandemi covid 19, kami sangat terbuka untuk bersinergi dengan siapa pun, persoalan bencana pariwisata merupakan masalah yang mesti dicarikan solusi secara bersama-sama pula. Sinergi dan kolaborasi adalah kuncinya” tuturnya, Senin (22/6/2020).

Dinas pariwisata kabupaten Bulukumba telah melakukan serangkaian upaya dalam penanggulangan pandemi covid 19.
Oleh karena itu, Muhammad Ali menambahkan bahwa hasil riset Politeknik Pariwisata Makassar dapat menjadi referensi terkait pandemi ini.

“Kami berharap hasil riset ini dapat menjadi rujukan serta bahan evaluasi pemerintah setempat terutama Dispar dalam penanganan krisis bencana kepariwisataan, apalagi pandemi covid 19,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bulukumba, Akrim Amir mengungkapkan bahwa Riset yang dilakukan Politeknik Pariwisata Makassar akan menambah informasi tentang kerawanan bencana pada daya tarik wisata di Kabupaten Bulukumba.

“Kami baru saja menyelesaikan penyusunan dokumen dan peta resiko bencana di kabupaten Bulukumba, sehingga riset krisis kepariwisataan ini akan menambah informasi,” Ungkapnya ditemui di ruang kerjanya.

Sekadar diketahui, penelitian yang dilakukan Poltekpar Makassar berjudul “Manajemen Krisis Kepariwisataan di Sulawesi Selatan” dilaksanakan mulai bulan Juni hingga Oktober 2020. Melalui SK Direktur Politeknik Pariwisata Makassar KP.001/173/15/Poltekpar/2020 yang menugaskan tim peneliti Kolompok Bidang Kepariwisataan, bertindak selaku Ketua tim Dr. Darwis , S.Sos , MM (Kapros Destinasi), Agus, SE, M.Si dan Drs. Muh Kasim, M.Pd selaku peneliti, Masri Ridwan S.Pd., M.Pd dan Dewi Pratiwi Asis, S.Tr.Par selaku Surveyor dan Pengolah Data.

Silahkan Berkomentar