Diduga Tim Appi-Rahman Sebut Bosowa Lebih Layak Kuasai Proyek Ketimbang Warga Keturunan

SULSELNET.com – Jika biasanya tim pemenangan dituntut inovatif menyampaikan visi-misi kandidat yang didukungnya, hal berbeda justru dipaparkan oleh salah satu ketua LPM di Kecamatan Tamalanrea, Sudirman, saat menyampaikan visi-misi Appi-Rahman di depan warga.

“Ada tiga yang menjadi, kenapa dia (Rahman Bando, red) mau berpasangan dengan Appi, yang pertama dia tidak mau ada sponsor, dia tidak mau ada orang cina yang membiayayai, dia katakan kepada kami bahwa lebih baik proyek dikuasai bosowa daripada orang cina, itu yang disampaikan kepada kami,” ungkap Sudirman meniru ucapan Ramhan Bando, saat memaparkan program kandidat Appi-Rahman baru-baru ini.

Sudirman menceritakan bahwa 8 LPM termasuk dirinya memang pernah bertemu dengan Rahman Bando. Point yang dimaksudkan itulah alasan mengapa ARB akronim Abd Rahman Bando ingin mendampingi Appi agar kelak nanti semua proyek itu tidak lagi dikuasai oleh warga keturunan, melainkan oleh pihak Bosowa.

Dari informasi yang dihimpun, pernyataan ini sontak memicu ketersinggunan oleh warga keturunan di Kota Makassar. Warga keturunan sesalkan pernyataan tersebut mengoyak nilai-nilai pluralisme di Kota Daeng yang sudah terbangun kokoh berabad-abad lamanya.

Tak ayal, ketua tim pemenangan pasangan Appi-Rahman, yakni, Erwin Aksa, pun langsung angkat bicara mengklarifikasi pernyataan mengkonfrontir pernyataan berbau rasis tersebut.

“Saya telah menerima beberapa video, tentang relawan yang mengatasnamakan

relawan ataupun oknum yang mengatanamakan relawan, intinya untuk tidak terprovokasi.

Putra Founder Bosowa, Aksa Mahmud ini mengemukakan, tidak ada yang  harus disampaikan para relawan Appi-Rahman ke masyarakat kecuali seruan untuk sama-sama melawan covid19 dan pembagian insentif melalui pajak-pajak yang ada.

Beberapa program yang ia sebut yakni insentif perhotelan dan restoran, insentif UKM, dan program lainnya. (**)

Silahkan Berkomentar