Dosen FMIPA UNM Ini Sulap Sampah Plastik Menjadi Boneka Panda

MAKASSAR, SULSELNET.COM-
10 September 2020 lalu,
Sampah merupakan sebuah isu nasional dan menunjukkan tren yang terus meningkat seiring dengan laju pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk. Jenis sampah yang menjadi perhatian nasional yaitu jenis sampah plastik.

Kota Makassar sebagai kota metropolitan juga tak luput dari permasalahan sampah plastik. Sampah plastik masih sering dijumpai dijalan-jalan dan setiap sudut kota Makassar.

Dosen Universitas Negeri Makassar Jurusan Geografi FMIPA, Amal, Muhammad Darwis dan Dinil Qayimah melalui kegiatan pengabdiannya memberikan pelatihan dalam memenfaatkan sampah plastik menjadi olahan yang bernilai jual seperti

“Boneka Panda” di Kelurahan Karampuang Kota Makassar. Sekitar 15 wanita/ibu rumah tangga yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Amal selaku ketua pelaksana mengatakan bahwa kelompok perempuan/ibu –ibu rumah tangga tidak mempunyai kegiatan dan aktivitas lagi.

“Padahal ada banyak kegiatan yang dapat dilakukannya seperti pemanfataan sampah plastik atau plastik-plastik bekas yang ada disekitarnya. Limbah/sampah plastik dapat diolah menjadi berbagai olahan/produk yang unik dan menarik dan bernilai ekonmis (dapat dijual),” ungkapnya, Selasa (15/9/2020).

Hasil produk dari sampah plastik berupa kantong plastik dan botol plastik diklaim dapat diolah menjadi bunga dan boneka yang dapat dijual, sehingga dapat menjadi sumber mata pencaharian tambahan yang dapat menambah pendapatan rumah tangga mitra.

Solusi yang ditawarkan adalah pelatihan dan pembimbingan dalam mengolah limbah plastik (kantong plasting dan botol plastik) menjadi bunga dan boneka panda dan pelatihan dan pembimbingan untuk berwirausaha dengan memanfaatkan limbah plastik

Silahkan Berkomentar