Mantapkan Dukungan, Giliran Emak-emak Paccerakkang: Saya Danny-Fatma

SULSELNET.com – Yel-yel dukungan warga mengiringi kedatangan calon wakil wali kota Makassar, Fatmawati Rusdi di Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, pada Selasa (6/10/2020).

“Tungguma’… Adama’… adama’… Danny-Fatma insyaallah menang,” ucap warga, begitu antusias.

Fatma tersenyum sambil bersalam muslim kepada warga. “Amin ya rabbal alamin,” jawab mantan anggota DPR RI ini.

Suasana berlangsung dengan penuh kekeluargaan. Rombongan Fatma maupun warga, kompak untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Sambil memakai masker dan menjaga jarak, warga pun menyampaikan harapan dan testimoni tentang sosok Danny-Fatma. Nur, salah satu warga setempat berharap Kota Makassar dipimpin oleh yang telah memberi bukti.

“Yang sudah kasih bukti itu Pak Danny. Berjanji itu gampang sekali, tapi yang kasih bukti itu yang susah. Saya Danny-Fatma,” ujar emak-emak ibu rumah tangga ini.

Nur lalu menyebut beberapa kebijakan Danny yang dianggap langsung menyentuh masyarakat. Di antaranya penataan lorong-lorong. Lorong yang sebelumnya kumuh disulap sedemikian rupa hingga menjadi asri, elok dipandang, dan berdaya guna untuk warga.

Perempuan berjilbab ini pun berharap, 24 program strategis yang dicanangkan Danny-Fatma seluruhnya bisa terealisasi. Selain itu, Fatma sebagai satu-satunya kandidat perempuan membuat aspirasi kaum perempuan lebih mendapatkan perhatian lagi.

“Saya berharap program-program Pak Danny dan Bu Fatma yang 24 itu bisa berjalan semuanya. Apalagi sekarang ada perempuan. Semoga adanya perempuan, kebutuhan kami-kami ini sesama perempuan bisa Bu Fatma wujudkan,” harapnya.

Fatma di hadapan warga membeberkan deretan prestasi Danny sekaligus program lanjutan yang telah disiapkan bersama dirinya. Mantan Anggota DPR RI ini juga berharap pencoblosan pada 9 Desember nanti nanti, seluruh pihak menjunjung tinggi budaya masyarakat Sulawesi Selatan, yakni sipakatau, sipakainge’, sipakalebbi.

“Saya yakin seluruh warga di sini adalah pemilih cerdas. Bisa membedakan mana yang sudah memberi bukti. Mari jadikan pesta demokrasi ini pesta kita semua. Jangan hanya karena perbedaan menjadikan kita berselisih,” ucap Ketua TP PKK Kabupaten Sidrap (2008-2018). (**)

Silahkan Berkomentar