Ungkap Masalah Penulisan Karya Ilmiah Siswa di Pinrang, Dosen PBSI UNM Tawarkan Solusi Digital

SULSELNET.COM, MAKASSAR- Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Negeri Makassar berhasil mengungkap sejumlah masalah yang siswa dalam penulisan karya ilmiah di Kabupaten Pinrang.

Dua permasalahan vital dalam penulisan karya ilmiah siswa di Kabupaten berhasil diungkap oleh Andi Sahtiani Jahrir, S.Pd., M.Pd.

Dia mengungkapkan bahwa salah satu masalah utama penulisan karya ilmiah siswa di Kabupaten Pinrang adalah kutipan yang ada di laporannya dicantumkan dalam daftar pustaka dan sebaliknya referensi yang ditulis di daftar pusataka tidak dirujuk di laporan.

“Kedua, tulisan nama pengarang dan tahun sering tidak konsisten antara di laporan dengan daftar pustaka, tidak konsisten penulisan style pada daftar pustaka, misalnya mengikuti style APA (American Psychological Association). Selain itu banyak guru tidak mampu membuat daftar isi secara cepat dan tepat,” lanjutnya, Sabtu (14/11/2020).

Oleh karena itu, Andi Sahtiani Jahrir, S.Pd., M.Pd. menawarkan solusi terhadap masalah-masalah yang dialami siswa dalam menulis karya ilmiah. Bahkan, perempuan yang juga aktif meneliti di bidang bahasa dan sastra itu, menawarkan solusi berbasis digital sesuai situasi dan kondisi saat ini.

“Siswa SMAN 8 Pinrang dipandang perlu diberikan pelatihan mendeley dalam belum optimal merujuk tulisan atau pengambilan referensi dalam penulisan karya ilmiah dalam hal ini adalah penulisan makalah ataupun penulisan skripsi. Sehingga dipandang perlu untuk melakukan pelatihan mendeley sebagai aplikasi antiplagiarisme,” terangnya.

Diketahui, mendeley merupakan salah satu aplikasi manajemen dokumen ilmiah/referensi mutakhir yang sangat membantu dalam proses penulisan karya ilmiah.

Silahkan Berkomentar