Danny-Fatma Segera Dilantik, Begini Penjelasan Pakar Soal Pejabat Pemkot Makassar yang Hendak ‘Kabur’ Ke Pemprov

MAKASSAR, SULSELNET.COM-Jelang pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto-Fatmawati Rusdi, beredar kabar sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kota Makassar ramai-ramai mengajukan pindah tugas ke Pemprov.

Menanggapi hal tersebut Pakar Pemerintahan, Bastian Lubis, mengatakan bahwa wajar jika ada Aparat Sipil Negara ( ASN) yang ingin pindah ke tempat lain. Hanya saja, tentu harus ada dasarnya kenapa pindah dan semua sesuai aturan yang berlaku.

“Iya sah-sah saja adanya perpindahan ASN dari satu tempat ketempat lain/dari satu daerah ke daerah lainnya adalah hal yang biasa terjadi, selama mengikuti aturan yang berlaku,  UU.5/2014 tentang ASN. Pasal.73.(3) mutasi PNS antara kab/kota dalam satu provinsi ditetapkan oleh gubernur setelah memperoleh pertimbangan kepala BKN.” ungkap Pakar Hukum Pemerintahan, Bastian Lubis, Minggu, (1/2/2021).

Dia menjelaskan bahwa, pada pasal 73 (7), mutasi PNS dilakukan dengan memperhatikan prinsip larangan konflik kepentingan. Dia lalu mencontohkan, misal, ASN atau pejabat tersebut diketahui terindikasi terlibat politik praktis atau memiliki masalah keuangan di SKPD-nya. Jadi, kata dia, mereka yang ingin pindah harus menyelesaikan terlebih dahulu masalahnya sebelum pindah ke tempat lain.

“Mengenai adanya dugaan terjadi eksodus besar-besaran pejabat Pemkot Makassar saat ini lebih karena mereka telah terlibat dalam politik praktis ya harus tanggungjawab, kalau ternyata kinerjanya baik dan tidak ada sangkutannya dengan masalah keuangan daerah kenapa harus pindah ke daerah lain atau provinsi. Kasihan juga ditempat yang dituju semakin sempit dan sesak oleh eksodus dari pemkot, mamang ada jaminan atau dijanjikan dapat jabatan di Pemprov?,” jelasnya.

“Paling di parkir saja dulu di pemprov…jadi lebih baik istirahat saja di rumah lama yaitu pemkot makassar, tidak ada lagi penyesuaian karena sudah pada kenal,” lanjut Bastian yang juga Rektor Universitas Patria Artha ini.

Sebelumnya, dikabarkan sejumlah pejabat yang merupakan ASN di Pemkot Makassar mengajukan pindah tugas setelah Moh Ramdhan Pomanto dan Fatmawati Rusdi ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Makassar 2020, dan mereka berdua segera dilantik dalam waktu dekat ini.

Silahkan Berkomentar