SELAMAT! Firman Pagarra Terpilih Ketua IKASI Makassar

MAKASSAR, SULSELNET.COM – Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Makassar akhirnya memiliki ketua baru. Melalui musyawarah besar (mubes) yang dilaksanakan, Minggu (11/7/2021), Firman Hamid Pagarra, diberi amanah untuk memimpin IKASI Makassar periode 2021-2025. Kabag Protokol Pemkot Makassar ini terpilih secara aklamasi setelah seluruh peserta mubes sepakat menunjuk Firman sebagai ketua.

Terpilihnya Firman diapresiasi oleh Ketua IKASI Sulsel, Rachmatika Dewi. Untuk itu, Cicu, sapaan akrab Rachmatika menyampaikan sejumlah harapan untuk kepengurusan IKASI Makassar di bawah kepemimpinan Firman.”Harapannya kepada ketua dan pengurus IKASI baru, harus jauh lebih baik dari periode sebelumnya,” ungkapnya.

Cicu melanjutkan, pihaknya sangat menyadari jika tantangannya akan jauh lebih besar, karena pandemi Covid-19 yang belum berakhir. “Tapi kami yakin, ketua terpilih dan jajaran pengurus memiliki kapasitas untuk berbuat yang lebih baik kedepannya,” katanya.

Anggota DPRD Sulsel ini memberi gambaran, untuk kepengurusan periode sebelumnya, IKASI Makassar berhasil melahirkan empat orang atlet anggar yang akan bertarung mewakili Sulawesi Selatan di PON Papua tahun ini.

“Kedepannya kita berharap, akan makin bnayak lagi atlet-atlet baru yang berpotensi untuk dicetak dari teman-teman IKASI Makassar. Kita titipkan harapan itu untuk ketua IKASI Makassar yang baru, yang kami yakini memiliki kapasitas untuk mewujudkan hal tersebut,” terangnya.

Sementara itu, atas keterpilihannya sebagai Ketua IKASI Makassar, Firman Pagarra menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus IKASI Makassar. Dia juga berharap, kedepannya IKASI Makassar akan lebih baik.

“Kekompakan dan persaudaraan akan kita bangun kembali, dan memperkuat yang telah terbangun selama ini,” katanya.

Menurut Firman, ada beberapa hal yang akan dilakukan dalam kepengurusannya, diantaranya meningkatkan sarana dan prasarana yang ada di IKASI Makassar, baik bagi para atlet maupun pelatih. Selain itu, pihaknya akan mencoba untuk memasyarakatkan anggar di Kota Makassar.

“Bisa kita lakukan hingga ke tingkat kecamatan atau bahkan menjadikan anggar sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah,” katanya. (**)

Silahkan Berkomentar