Peduli Kemanusiaan, BPPH PP Sulsel Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Lepping

MAKASSAR, SULSEL.COM — Bencana kebakaran rumah yang menimpa warga kampung Lepping, kelurahan Jongaya, Tamalate pada Rabu, (11/8) kemarin, menyita perhatian seluruh elemen masyarakat dan pemuda di kota Makassar.

Tak ketinggalan Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum Pemuda Pancasila (BPPH PP) Sulsel bergerak memberikan sejumlah bantuan.

Didampingi Sekretaris, Wakil Ketua dan sejumlah pengurus BPPH Sulsel, Ketua BPPH Andi Arfan Sahabuddin SH menyerahkan langsung bantuan kepala keluarga (KK) korban kebakaran, Minggu (14/8).

Ketua BPPH Sulsel Andi Arfan menyampaikan, sejumlah bantuan yang diberikan oleh pihaknya semoga dapat meringankan beban penderitaan bagi warga yang menjadi korban kebakaran.

“Bantuan sembako dan beberapa kebutuhan pokok bagi warga yang terdampak si jago merah, setidaknya dapat meringankan beban mereka”, ungkap Wakil Dekan III Fakultas Hukum UIM tersebut.

Terlepas dari musibah kebakaran yang terjadi, tambah Arfan, kegiatan berbagi semacam itu merupakan agenda ‘BPPH Peduli’ dalam membantu warga terutama pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini.

“Dengan diberikannya sejumlah bantuan, kami berharap penerima manfaat dapat terbantu dan tentunya juga dapat meringankan beban korban yang harta bendanya habis dilahap si jago merah,” ujarnya.

Selain itu, Ketua BPPH PP Sulse juga menitip salam dari ketua MPW Pemuda-Pancasila Ibu Diza Rasyid Ali kepada korban terdampak kebakaran.

Dikesempatan yang sama, Sekretaris BPPH PP Sulsel, Hari Ananda menambahkan bantuan yang diberikan merupakan sumbangsi dan partisipasi dari seluruh pengurus BPPH Sulsel.

“Semoga bermanfaat dan dapat mengurangi beban korban kebakaran yang tertimpah musibah. Semoga Allah Swt melindungi kita semua dari segala macam musibah dimasa pandemi. Amin!”, harapnya.

Diketahui, peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada hari Rabu, 11 Agustus 2021 sekitar pukul 10.10 Wita di permukiman padat penduduk, kampung Lepping, Jl. Muh Tahir, Tamalate. 95 unit rumah hangus terbakar dan 15 unit rusak ringan. 134 KK atau 714 jiwa terdampak kebakaran di tengah suasana pandemi ini. (**)

Silahkan Berkomentar