Dosen UNM Ajarkan Pentingnya Literasi Kelong-Kelong Pada Guru di Gowa

GOWA, SULSELNET.COM– Tiga Dosen Universitas Negeri Makassar (UNM), yaitu Prof Kembong Daeng, Prof Bakhrani Rauf, dan Aswati Asri, M.Pd,  melatih literasi kelong-kelong kepada beberapa guru Bahasa Daerah di Kabupaten Gowa. Dikarenakan pandemi Covid-19, pelatihan yang ditujukan untuk Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Daerah SMA di  Kabupaten Gowa dilaksanakan melalui virtual.

Prof Kembong Daeng menuturkan bahwa Pembelajaran Bahasa Makassar tidak kalah rumitnya dengan mata pelajaran lain karena guru dituntut mengajarkan materi dengan cara yang efektif, inovatif, menarik, dan bermakna.

“Salah satu masalah yang dihadapi dan perlu pemecahan yaitu pada umumnya guru Bahasa Daerah Makassar kurang kreatif menggunakan model pembelajaran yang inovatif sebab kurang bisa menulis Kelong dan membaca atau mendendangkan Kelong,” pungkas Mantan Ketua Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah ini, Jumat (27/8/2021).

Senada dengan itu, Aswati Asri M.Pd, mengungkapkan bahwa selama ini pelajaran Bahasa Daerah belum mampu menarik perhatian siswa, terutama literasi Kelong-Kelong Makassar karena guru kurang kreatif menerapkan berbagai model pembelajaran yang inovatif dalam literasi kelong.

“Pada umumnya guru Bahasa Daerah Makassar kurang kreatif menggunakan model pembelajaran yang inovatif sebab kurang bisa menulis Kelong dan membaca atau mendendangkan Kelong. Hal ini jelas mempengaruhi kualitas pembelajaran Bahasa Makassar,” paparnya

Kegiatan bertajuk Program Kemitraan Masyarakat (PKM) merupakan kegiatan rutin, tiap tahun dilakukan oleh setiap dosen di kampus pencetak guru tersebut di berbagai daerah untuk peningkatan kompetensi guru dan siswa.

Kegiatan PKM ini diikuti sebanyak 30 orang guru Bahasa Makassar tingkat SMA di Kabupaten Gowa yang dilaksanakan sejak Maret lalu. Secara umum, metode yang diterapkan dalam  PKM ini, yaitu  berupa pelatihan literasi Kelong-Kelong Makassar yang telah dibukukan. Kegiatan pelatihan diawali dengan pemberian materi teknik membaca/mendendangkan Kelong, menulis Kelong, dan mengungkap makna Kelong . Kemudian, dilanjutkan dengan praktik mendendangkan  kelong dengan berbagai variasi lirik lagu Makassar. Peserta PKM dibimbing  baik secara individu maupun berkelompok untuk membuatkan video hasil karyanya. (*)

Silahkan Berkomentar