Sentuh Hati, Cara Lurah Karuwisi Antisipasi Perang Kelompok di Wilayahnya

MAKASSAR, SULSELNET.COM – Menjadi kepala kelurahan di wilayah konflik memang bukan hal mudah, namun selaku perwakilan pemerintah wajib menjalankan amanah dan tanggung jawab secara maksimal.

Sebagaimana diungkapkan Lurah Karuwisi Andi Besse A Baso. Meski baru menjalankan tugas selama kurang lebih dua bulan, dirinya gencar turun langsung bertemu dengan warganya sekedar menyapa, berbincang dan menyampaikan program pemerintah.

“Salah satu yang kami lakukan ialah program sentuh hati, bertemu dengan warga, mendatangi rumahnya lalu mendengarkan persoalan mereka. Dengan begitu warga merasa dihargai.” ucap Andi Besse.

Dia mengatakan, pendekatan dengan warga setempat dengan melibatkan semua pihak. Peran serta tokoh masyarakat seperti Ketua RT/RW, LPM, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa dalam setiap kegiatan kemasyarakatan, sangat berdampak terhadap kondusifitas wilayah utamanya meredam perang kelompok.

Termasuk mengunjungi rumah warga di daerah rawan konflik, menurutnya dengan berkomunikasi langsung dengan warga akan terjalin hubungan emosional yang baik, sehingga mudah mengedukasi terkait bahaya dan akibat tawuran kelompok.

“Saya cari rumahnya anak anak yang ikut perang lalu ngobrol dengan keluarganya, memperkenalkan diri, sambil mensosialisasikan program pemerintah, kemudian mengedukasi masyarakat tentang kerugian akibat perang kelompok.” tutur Besse.

Walaupun akhir akhir ini perang kelompok di wilayahnya sudah reda, untuk mengantisipasi hal itu tidak terjadi lagi, Lurah Karuwisi tetap mengaktifkan Posko tawuran bersama para tokoh masyarakat serta unsur TNI- Polri.

“Kami tetap mengaktifkan posko tawuran, setelah salat isya kami stand by bersama ketua RT RW, ketua LPM serta tripika kelurahan. Kalau ada warga yang kumpul kumpul sampai tengah malam kita bubarkan karena itu bisa memicu.” ungkapnya.

Selain itu, untuk mengidentifikasi pelaku tawuran, pihak pemerintah kecamatan merencanakan pemasangan cctv di wilayah tersebut, “Dalam waktu dekat cctv nya akan dipasang, sebelum masuk Ramadhan insya allah sudah terpasang itu cctv.” ujar Besse.

Andi Besse berharap masyarakat bisa menumbuhkan kesadaran diri, agar tidak lagi melakukan hal hal yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.

“Saya sebagai lurah menginginkan wilayah kami aman, nyaman dan tentram. Tentunya kita semua berharap perang perang ini tidak terjadi lagi.” tutupnya. (lol)

Silahkan Berkomentar