WR III UNM Beri Pandangan Tentang Feminisme

MAKASSAR, SULSELNET.COM- Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr Sukardi Weda didaulat untuk membuka acara Webinar Nasional Pemikiran Islam yabg bertajuk Feminisme dan Kesetaraan Gender dalam Perspektif Islam. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh

Alumnus Universitas Indonesia itu mengapresiasi dan memberi dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Meskipun di era pandemi Covid-19. Diskursus feminisme menarik untuk dikaji, terutama bagi generasi muda Islam, feminisme adalah gerakan yang menuntut persamaan hak bagi perempuan dan laki-laki,” pungkasnya dalam saat memberi sambutan.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa feminisme yang lahir di barat dan telah menjadi bahan kajian dalam studi-studi Islam kontemporer, baik di barat maupun di dunia Islam, telah memberikan nuansa pemikiran terhadap feminisme, ada yang pro dan ada pula yang cons terhadap paham ini, pungkasnya.

“Sebagai pemeluk Islam yang taat, tentu kita berlandaskan pada Al-qur’an dan Sunnah dalam menjalankan syariat Islam, termasuk juga dalam bertutur dan berprilaku,” ujarnya.

Sementara itu, Akhmad Fajar, Ketua Umum LDK FSI RI UNM menjelaskan perlunya kita mengedukasi dan mengkaji feminisme dari pandangan Islam.

“Apa yang didapatkan dalam diskusi ini perlu disikapi dengan baik dan hati-hati,” harapnya.

Webinar tersebut menghadirkan tiga pembicara, yakni ustaz Dr Tiar Anwar Bachtiar, M Hum, ustaz Dr Henri Shalahuddin, MIRKH, dan ustaz Dr Akrama Hatta, Lc M H I (*)

Silahkan Berkomentar