Kerap Bikin Macet, Aktivitas Usaha di jalan Rappocini Segera Ditertibkan

MAKASSAR, SULSELNET – Aktivitas usaha di jalan Rappocini Raya kota Makassar semakin semrawut, pasalnya sebagian besar usaha di wilayah tersebut mengambil rolling jalan sebagai tempat usaha.

Area yang seharusnya digunakan untuk lahan parkir kini dialih fungsikan menjadi tempat usaha dengan menambah lemari pajangan dan bangunan atap menjulur nyaris hingga tepi jalan.

Kepala Bidang Pengawasan Dinas Penataan Ruang kota Makassar Karyadi Kadar menjelaskan bahwa pengusaha yang menggunakan rolling jalan untuk usaha apalagi sampai menambah bangunan fisik jelas melanggar aturan.

“Memang tidak bisa karena melanggar rolling jalan, lahan itu seharusnya digunakan untuk parkiran para pengunjung.” ucap Karyadi Kadar, Selasa (8/9/2021).

“Kenyataannya sekarang di sepanjang jalan Rappocini, ruko ruko tersebut memanfaatkan ruang parkir untuk berjualan. Hal ini tentu saja mengakibatkan kemacetan.” tambahnya.

Selain bikin macet, penataan reklame yang terpasang di situ, tidak teratur dan merusak pandangan.

Dia mengusulkan Pemerintah kota Makassar perlu membentuk tim terpadu untuk melakukan penertiban terhadap bangunan yang dinilai melanggar regulasi.

“Nah ini perlu tim terpadu yang terdiri dari SKPD terkait, diantaranya DTRB, PTSP, Perdagangan, Satpol PP dan Perhubungan untuk melihat itu secara menyeluruh,” ucapnya.

Senada, Plt. Kepala Dinas Perdagangan kota Makassar Arlin Ariesta menyatakan bahwa sebelum ditertibkan pihaknya akan melakukan upaya persuasif terlebih dahulu dengan memanggil para pengusaha tersebut

“Tindakan awal penertiban usaha untuk mengambil kebijakan itu harus duduk bersama antara pengusaha dan pemerintah agar mencapai solusi terbaik.” ujarnya.

“Demi memenuhi unsur kenyamanan semua pihak maka seharusnya dikembalikan fungsinya seperti sedia kala,” ucap pria yang pernah menjabat Kasatpol PP kabupaten Sidrap ini.

Terpisah, dihubungi Via WhatsApp Camat Rappocini Syahruddin menanggapi persoalan itu bahwa aktivitas pelaku usaha di jalan Rappocini memang harus ditertibkan karena kemacetan yang kerap terjadi di wilayah tersebut sudah meresahkan.

“Soal penggunaan Daerah milik jalan (Damija) oleh pelaku usaha di jl. Rappocini raya itu memang harus ditertibkan.” singkatnya. (Ilo)

Silahkan Berkomentar