Gunung Lokon di Tomohon Pernah Meletus Dahsyat Tahun 1991 – Sesuai dengan namanya, Gunung Lokon berarti yang tertua dan terbesar. Pengertian lain adalah orang yang sudah tua, atau tertua berbadan besar. Dalam bahasa daerah juga disebut Tua Lokon atau Tou Tua Lokon artinya orang yang sudah tua.
Gunung Lokon adalah sebuah gunung berapi di dekat Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi bonus new member Utara. Berlokasi dekat dengan kota Tomohon yang sejuk dan menyenangkan, kawasan pegunungan ini di kelilingi oleh lahan pertanian.
Masih banyak dapat di bahas mengenai Gunung Lokon selain lokasi dan ketinggiannya. Berikut fakta – fakta menarik Gunung Lokon
Sejarah Letusan Sejak 1952
Gunung Lokon sempat mengalami letusan pada tahun 1952. Namun tidak di ketahui pasti kapan letusan pertamanya. Pada Oktober 1991 gunung ini pernah meletus dahsyat yang menimbulkan kerugian materil sangat besar.
Ribuan jiwa penduduk di Desa Kakaskasen I, Kakaskasen II, Kinilow slot gacor hoki dan Tinoor, saat itu setempat di ungsikan besar – besar ke sejumlah daerah yang di nilai tidak rawan lantaran atap ribuan rumah penduduk hancur di hantam batu dan debu setebal 15 sampai 20 cm.
Gunung in juga sempat meletus pada 2001, sebagian wilayah Kota Manado di tutupi hujan debu yang mengguyur di sebabkan karena tiupan angin. Material debu yang di keluarkan dari kawah Gunung Lokon ini berbentuk lava pijar dan ketinggiannya di perkirakan mencapai 400 meter. Letusan ini dianggap tidak sebesar letusan pada 1991.
Pada Juli 2011 Gunung Lokon di kawah Tompaluan meletus dengan lontaran material berupa pijar, pasir, dan hujan abu setinggi sekitar 1.500 meter. Letusan ini mengakibatkan lebih dari 10 ribu warga di beberapa desa, di antaranya Kinilow, Tinoor, dan Kakaskasen mengungsi ke Tomohon atau Manado.
Baca juga : Destinasi Pemikat Budaya Dari Tana Toraja
Kawahnya Di Sisi Gunung.
Bila ke Manado dalam cuaca cerah maka kesempatan anda berkunjun di Kawah Tompaluan untuk menikmati pemandangan Lokon. Kawah tua Empung yang sangat indah dan luas.
Gunung Lon saat ini masih tergolong aktif, Gunung Lokon memiliki lubang kawah di sisi nya dan bukan di puncak gunung, di temukan juga jejak kaki raksasa di sekitar gunung ini. Sementara puncak gunung Lokon berjarak sekitar 5.300 meter di sebelah barat laut dari Kota Tomohon dan sekitar 6.700 meter di sebelah barat daya dari kota kecamatan Pineleng.
Titik Awal Pendakian
Mendaki ke Gunung Lokon sebaiknya pilih tempat bermalam di Tomohon. Kota ini berada pada ketinggian depo 5k sekitar 800 mdpl, sehingga memang memulai di titik yang cukup rendah.
Pendaki akan mulai menelusuri jalur perdesaan yang menyenangkan dengan pemandangan Lokon yang indah, sebelum harus melewati tambang batu kecil dan memulai pendakian hingga ke kawah. Pendakian di pagi hari adalah cara terbaik untuk mendapatkan kesempatan menikmati pemandangan yang indah, jadi kalau memungkinkan berangkat paling lambat pukul 5 pagi.
Jarang Pendaki Hingga ke Puncak
Jika menelusuri dasar sungai kering yang sebenarnya merupakan aliran lahar tua, sehingga di lokasi ini bisa sangat licin karena sangat halus. Dari tambang batu hanya membutuhkan waktu 60-90 menit untuk mencapai bibir kawah Tompaluan (1.130 mdpl).
Kawah yang sebelah kanan memiliki kawan yang dalam dan di tumbuhi tanaman yang layak untuk di simak. di sebelah kiri adalah puncak Lokon yang sebenarnya (1.580 mdpl). Kebanyakan orang sebenarnya berhenti di kawah dan jarang mencapai puncak, karena alasan yang sangat bagus.
Lereng curam gunung Lokon yang berbentuk kubah dengan cepat di judi resmi dominasi oleh rerumputan setinggi 8 kaki yang tajam. Anda benar – benar perlu mengenakan sarung tangan berkebun dan celana panjang.
Anda membawa parang untuk membasmi rumput – rumput terburuk yang akan mengganggu jalan sempit tersebut. Puncak sebenarnya di puncak yang relatif datar sulit di temukan karena rerumputan. Tetapi jalan setapak dapat di identifikasi yang berkelok – kelok hingga ke titik tinggi yang di mahkotai dengan pilar trigonometri semen yang tinggi.
Kawah Mini Dekat Puncak Lokon
Terdapat lubang yang sangat tepat di pilar puncak. Hindari area kawah mini yang tumbuh subur dekat puncak Lokon.
Tidak di sarankan untuk melakukan perjalanan ke puncak sendirian. Terutama jika ingin meniupkan gas dari kawah ke arah puncak. Bawalah pemandu untuk melakukan aktivitas tersebut.
